Minggu, 11 Maret 2012

Jaring Aliran Air Tanah

jaring aliran air tanah
 Kontur elevasi airtanah sebagaimana ditafsirkan dari jaringan piezometer, dapat digunakan dalam analisis aliran bersih untuk memperkirakan tingkat air tanah rembesan. Ini adalah metode hidrometri yang dapat diterapkan untuk data tingkat air baik pada bidang horisontal atau vertikal. Sebagai langkah pertama, jika jaringan kepadatan yang cukup, terutama di dekat sungai atau danau, kontur permukaan potensiometri dapat menunjukkan hubungan antara akuifer dan fitur permukaan air. 
 Kontur yang melengkung dalam menjelang akhir hulu sungai menunjukkan aliran mendapatkan dan kontur kurva yang menjelang akhir hilir menunjukkan aliran kehilangan Jaring aliran yang dihasilkan oleh kombinasi kontur dan garis potensial air tanah aliran yang menurut definisi adalah tegak lurus kontur ini. Tujuan dalam membangun jaring aliran adalah untuk menghasilkan sel-sel yang equidimensional Sebuah tabung aliran didefinisikan sebagai yang dibatasi oleh garis air tanah aliran.




 
Pada contoh di atas debit air tanah total aliran (Q = q1 + q2 + q3 + q4) berasal dari Hukum Darcy sebagai:

Q=KpDhb/n

dimana K adalah konduktivitas hidrolik rata-rata, p adalah jumlah tabung aliran (= 4), Δh adalah perbedaan antara kedua kepala kontur potensiometri berlari (= 6-0), b adalah ketebalan akuifer dan n adalah jumlah kepala tetes dalam jaring aliran (n = 3, 6 sampai 4, 4 sampai 2 dan 2 untuk 0) (Loaiciga & Zekster, 2003).



Share

0 komentar:

Posting Komentar

Thanks buat semua yang sudah kasih komentar

 
;